Jumat, 22 April 2011

I'm a Sensitive Woman

Ya, saya memang wanita yang tingkat sensitifnya cukup tinggi...


Rugikah jadi orang yang sensitif?
Tidak.
Saya peka dengan sekitar saya, termasuk mood orang-orang dan keadaan lainnya..
Itu membantu saya.
Saya bisa menyesuaikan diri untuk menghadapi seseorang, memutuskan aksi untuk sekitar, dan tau kapan saya harus memulai atau berhenti.


Repotkah menjadi orang sensitif?
Iya dan tidak.
Saya lebih sering kerepotan akibat diri saya sendiri.
Karena pemikiran orang sensitif mudah mempengaruhi perasaannya, dan akan berdampak meluas dari sudut pandangnya yang bergeser hingga perilaku yang berubah seketika.
Saya mudah tersinggung dengan pendapat orang lain, namun saya bisa menerima kemudian, meski perlu waktu.
Meski tersinggung, saya masih bisa mengontrol tindakan maupun kata-kata yang akan disampaikan ke orang  lain. 
Karena saya sensitif, saya tau hanya akan menyakiti jika saya mengatakan sesuatu yang "sensitif" juga.


Well, nobody's perfect, they said.
Bagian diri saya ini juga membentuk keseluruhan SAYA, hanya perlu menemukan potongan puzzle yang tepat untuk melengkapi dan menyeimbangkannya.

~that's all :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar